Senin, 23 Maret 2020

Berpuisi pasti berimajinasi

Menatap Rindu
 Sulasmiati, S.Pd.

Gerimis malam mengingatkan
Suatu kesan berada dalam ruang,
Tak pernah terlewati...
Tapi kini benar-benar kutempati

Dalam kesendirian...
Kuterpaku menatap penuh rindu
Bisik lembut sang bayu
Menyimpan rasa itu
Dan tak sanggup menyelinap kalbu

Detak detik gemericik
Serasa menyulut lalu membakar
Menghanguskan dinding-dinding
Kehampaan....

Diri ini...
Terasa sunyi, dalam kebisingan
Terasa panas membakar
Saat dingin ruang AC menerpa
Pori-pori dinding hati
Kalut berbalut menyentuh kerapuhan jiwa merana






 Sahabat Rinduku

Oleh : Sulasmiati, S. Pd.


Senja  mulai manapak,
Kicau merpati  mampu dimengerti
Sejak lorong kelam tak tampak,
Kata terucap merenggut hati

Gadis desa berdiri
Di tepi Sungai Jubel....
Termangu sedih berjubel
Tertantang menyibak pekatnya malam,
Menatap kelam kabut hingga berganti pagi.....
Beranjak dari mimpi malam hari
Menantang esok semakin tak pasti

Kini....
Sahabat hati sejati,
Sahabat...kurindu dan kunanti
Hari terulang sangat berarti
Tak kan kulepas meski kandas
Kata-kata selalu kuamati
Langkah selalu terhenti,

Sahabat rinduku...
Gembira damai hati ini,
Melekat menggapai mimpi
Menikmat masih merasa
Sedih pun tiada tertanda
Ini kata tak pernah hinggap
Hingga hilang tertatih rata



Bersatu Melawanmu

Dalam segala yang ada
Hingga segala kan tertulis,
Telah tersusun dan tertata rapi
Hingga seisi dunia sudut-sudut kampung
Sampai  mayapada...

Kepanikan tidak akan menyelesaikan
Persoalan dunia...
Heboh pun hanyalah kepura-puraan
Terlalu tenang juga lengah terbuai
Bujuk rayumu...

Waspada usaha yakin akan keagungan-Mu
Niscaya semua akan kembali disiplin
Kupercaya tanpa ragu...
Akan hadir-Mu dalam setiap langkahku

Kamu ..... bukanlah momok menakutkan
Tapi kotaku jadi sunyi
seakan kota koma dalam dekapan mimpi burukmu
Tapi juga bukanlah lelucon
Semua pasti bisa dilalui bersama
kebersamaan  melawanmu
ikuti anjuran pada setiap lorong
Lorong indah mampu menuntun
Menghantar pada kebenaran Illahi rabb


Senin, 16 Maret 2020

MATERI MENENTUKAN IDE POKOK


Pengertian Ide Pokok

Ide Pokok adalah ide atau gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Sebuah ide pokok letaknya pada kalimat utama.

Pengertian Kalimat Utama

Kalimat Utama merupakan kalimat yang didalamnya terdapat sebuah ide pokok.

Pengertian Kalimat Penjelas

Kalimat Penjelas merupakan kalimat-kalimat yang menjelaskan kalimat utama.
Dalam sebuah paragraf terdapat satu ide pokok serta beberapa kalimat penjelas yang menjelaskan tentang kalimat utama.

Paragraf Deduktif dan Paragraf Induktif

Ide pokok dalam suatu paragraf terletak di awal dan dia akhir paragraf. Ide pokok yang letaknya di awal paragraf disebut dengan paragraf deduktif, sedangkan ide pokok yang letaknya di akhir paragraf disebut dengan paragraf induktif.

Contoh Ide Pokok dalam Paragraf Deduktif

          Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik. Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai. Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai. Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.
Ide Pokok :
Penyebab Masalah Banjir di Ibukota
Kalimat Utama :
Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor.
Kalimat Penjelas :Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik.
Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai.
Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai.
Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.

Contoh Paragraf Induktif

        Setelah hasil tes ulangan semester dibagikan, nilai mata pelajaran Zainal sangat beragam. Matematika mendapatkan nilai 89, bahasa Indonesia 95, PKn 95, bahasa Inggris 94, PAI 89, PJOK 87. Tidak ada stu mata pelajaran pun yang harus diulang Zainal. Bisa dikatakan Zainal adalah anak yang pandai di kelasnya.
Ide Pokok :
Zainal merupakan anak yang pandai.
Kalimat Utama :
Bisa dikatakan Zainal adalah anak yang pandai di kelasnya.
Kalimat Penjelas :
Setelah hasil tes ulangan semester dibagikan, nilai mata pelajaran Zainal sangat beragam.
Matematika mendapatkan nilai 89, bahasa Indonesia 95, PKn 95, bahasa Inggris 94, PAI 89, PJOK 87.
Tidak ada stu mata pelajaran pun yang harus diulang Zainal.
Demikian penjelasan tentang Pengertian Ide Pokok, Kalimat Utama, Kalimat Penjelas lengkap dengan contohnya. Semoga artikel yang kami sajikan ini mudah dipahami, simak info penting lainnya di Sumberpengertian.id yaa 🙂


Tugas :

Setelah kalian mempelajari materi tentang kalimat utama dan ide pokok (deduktif maupun induktif)  maka buatlah contoh paragraf tersebut dan tentukan kalimat utama , ide pokok, dan kalimat penjelas....! ( berarti ada 2 paragraf ya pola deduktif dan induktif )

Permasalahan bebas dan jawaban ditulis di buku tulis lalu dikumpulkan !


Selamat belajar dan semangat meraih sukses......!!!!!!