Senin, 13 April 2020

Memaknai Belajar disaat WFH

Memaknai Belajar di Saat WFH

Sungguh sangat memilukan ...ketika pandemi covid-19 menghantam seisi dunia. Apalagi setelah memasuki wilayah Indonesia dan Jakarta selaku ibu kota menjadi sasaran utama wabah ini.
Karena saya selaku pribadi yang bergerak di bidang  pendidikkan maka yang menjadi tolok ukurnya adalah dunia pendidikan.

Awal dicanangkannya semua siswa belajar di rumah secara daring otomatis para teacher juga mengalami hal  sama yang biasa disebut WFH terkecuali yang kebagian jadwal piket di sekolah.

Sebuah perenungan sangat mendalam ketika harus belajar di rumah, bekerja di rumah,ibadah di rumah. Semua kegiatan berfokus dari dan di rumah sesuai anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Segala gerak ,aktivitas, dan bermasyarakatpun ikut dibatasi.

Lembaga pendidikan tempatku berkiprah tiap hari bahkan bisa disebut rumah kedua kini sebulan sudah terasa sepi saupi seakan membisu dalam keheningan. Lalu ke mana anak-anak yang biasanya tiap hari mulai pagi hingga sore hari selalu menghiasi hari-hari kami dengan berbagai keunikan pribadi masing-masing. Apa kabar siswa-siswiku belajar kalian di rumah?  Jenuhkah.... senangkah... atau apa rasa hati kalian....sebenarnya..... pingin rasanya menggali,mengetahuinya, dan mrmahaminya. Sudah pasti kalian menemukan berbagai hal terbaru dalam pembelajaran kalian di rumah.
Bahkan anggota badanmu pasti merasa jenuh atau sebaliknya,karena yang dihadapi hari-hari kalian adalah hp..... hp....hp.... dan hp meski kadang masih harus dibimbing oleh ibu kalian di rumah.
Ini jika dilihat dari segi siswanya.... tapi keyakinanku mengatakan justru anak-anak akan menemukan dan mengalami berbagai fenomena pribadi selama mereka belajar di rumah. Banyak cerita yang pasti mereka dapat dalam keseharian tapi tetap bertanya-tanya dan tertahankan tersimpan rapi cerita itu akan meledak ketika nanti masuk lagi ke sekolah kapankah....???? Ingin segera... segera kembali ke sekolah....

Bagaimana aktivitas para guru... wooow jangan ditanya WFH justru gak kenal waktu kerjanya, yang biasanya  sudah terjadwal jam belajar mengajar
di sekolah tetapi sekarang melayani siswa bisa juga hingga larut malam.  Ketika ada pembelajaran secara online darurat covid-19 yang mengharuskan belajar di rumah ,mengajar dari rumah dan waktunya pun ternyata terus bertambah diperpanjang lagi hem.... Terkadang siswa melaporkan hasil belajarnya tidaklah serempak.
Bukan berarti para guru selalu memberi tugas nggak ya...jadi materinya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini,mata pelajarannya pun apa... pandailah bapak ibu guru meramu mengemasnya menjadi materi yang menarik bagi siswa. Sejenak ....renungan... sejenak kita sebagai pendidik harus mampu membaca situasi."
 "Kurikulum di penghujung semester bisa beralih sesuai dengan kebutuhan sekolah setempat.
Mengapa demikian...?
Kondisi sudah mencekam.... jenuh... serba galau...jika diberi materi yang harus menyelesaikan target kurikulum apalah jadinya..... apalah maknanya.
Nah... di sini peran aktif dan inovasi pribadi guru sangat dituntut oleh keadaan dan kenyataan.
*******************************
Imbas dari musibah nasional ini sangatlah merambah pada semua elemen kehidupan. Hingga UNBK SMP, SMK, dan SMA pun ditiadakan secara serta-merta bahkan yang SMK besoknya UNBK... langsung dikeluarkannya SK Kemendikbud bahwa unbk dihapus. Bisa dibayangkan sekian ribu operator yang menginstal persiapan soal,sinkronisasilah istilahnya hingga pulang larut malam saat itu.... bagaimana rasa hati
kalian pasti sama denganku. Yang harus putar otak membereskan semua program yang tinggal diel saja.
Setelah ataupun sebelum unbk biasanya sekolah mengadakan wisata... tentu saja jauh sebelumnya persiapan sudah matang, mulai dari survey... boking hotel, boking wahana wisatanya, busnya dan semuanya pastilah sudah diprogramkan jauh sebelumnya. Oh covid 19/qif/corona lenyaplah semua itu pupuslah harapan siswa siswiku....bukan ditunda lagi tepatnya "dibatalkan" dengan berbagai resiko dp yang sudah masukpun melayang terbang bersamaan perginya dikau covid-19...harapan kami segeralah berakhir wabah ini.
Dan dibalik semua ini pasti akan ada hikmah yang maha dahsyat... semua akan indah pada waktunya. Tetap semangat bersama menghadapi.... mencegah, dan melawan covid-19.

Siswa-siswiku belajar kalianpun pastilah belajar yang bermakna untuk menghadapi masa depan kalian...pastilah semua akan indah pada saatnya tiba*****janganpernahragumenghadapitantangan######

Minggu, 12 April 2020

Kapan Kembali....?

Kapan Kembali......?

Inilah pertanyaan yang selalu menghinggapi setiap insan di dunia ini terutama negeri kita tercinta Indonesia.
Begitu dahsyatnya bahkan mendunia suatu wabah ini terjadi...covid-19/Qif/ corona.Dan carut marutpun mewarnai segala penjuru kehidupan ....pntang panting dibuatnya.
Mengapa harus pertanyaan itu..." kapan kembali ?"

"Kembali ke semula baik-baik saja berjalan seperti biasa...."

Inilah yang harus melalui berbagai proses dan peraturan harus digulirkan dan dipatuhi oleh seluruh warga masyarakat yang bersangkutan. Akankah patuh....akankah mau.....apalagi kalau berkaitan dengan masalah sumber kehidupan....penghasilan, bahan pokok, dan rupiah.

Banyak warga mengeluh akan musibah ini, memang rantai penularan covid -19 harus seperti ini yang intinya segala gerak dan sosial masyarakat harus dibatasi. Anehnya lagi masih banyak warga yang memanfaatkan situasi seperti ini, tiba-tiba masker menjadi barang mahal dan langka....
Carut marutlah semua tatanan negara kita... siapa yang harus bertanggung jawab....pemerintahkah....? Bukan ....!!!! tetapi yang andil utama adalah pemerintah dan yang harus bertanggung jawab penuh adalah semua warga masyarakat untuk menyatakan " bersama lawan corona ."

Bulan spesial untuk umat muslimpun akan segera tiba...yaitu Bulan Ramadhan penuh berkah.
Bersatulah seluruh umat untuk misi yang sama agar bencana/ musibah ini akan segera berakhir.
Dan tradisi pulang kampungpun akan menjadi kendala jika musibah ini semakin menjadi.
Rindu kampung halaman pun tertahankan dulu....rindu kenangan apalagi pasti tak kunjung terobati." Mudiiiik....tertahankan ...."
Hanya doa yang mampu kita panjatkan pada Illahi robb.
**********************************
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
**************************************************************
Nah....apa yang dirasa saat ini .....?
****quota***
Semua kegiatan serba makan quota.....belajar,belanja, mau makan....harus ada hp dan terisi quota tentunya.
Hadirnya sociaty 5-0 sangat ....sangat menjalar dan tanpa terasa hampir semua kalangan  menggunakannya.
Berlalulah dari kami covid19 ....kami sedikitpun tak pernah merindukanmu....