Kapan Kembali......?
Inilah pertanyaan yang selalu menghinggapi setiap insan di dunia ini terutama negeri kita tercinta Indonesia.
Begitu dahsyatnya bahkan mendunia suatu wabah ini terjadi...covid-19/Qif/ corona.Dan carut marutpun mewarnai segala penjuru kehidupan ....pntang panting dibuatnya.
Mengapa harus pertanyaan itu..." kapan kembali ?"
"Kembali ke semula baik-baik saja berjalan seperti biasa...."
Inilah yang harus melalui berbagai proses dan peraturan harus digulirkan dan dipatuhi oleh seluruh warga masyarakat yang bersangkutan. Akankah patuh....akankah mau.....apalagi kalau berkaitan dengan masalah sumber kehidupan....penghasilan, bahan pokok, dan rupiah.
Banyak warga mengeluh akan musibah ini, memang rantai penularan covid -19 harus seperti ini yang intinya segala gerak dan sosial masyarakat harus dibatasi. Anehnya lagi masih banyak warga yang memanfaatkan situasi seperti ini, tiba-tiba masker menjadi barang mahal dan langka....
Carut marutlah semua tatanan negara kita... siapa yang harus bertanggung jawab....pemerintahkah....? Bukan ....!!!! tetapi yang andil utama adalah pemerintah dan yang harus bertanggung jawab penuh adalah semua warga masyarakat untuk menyatakan " bersama lawan corona ."
Bulan spesial untuk umat muslimpun akan segera tiba...yaitu Bulan Ramadhan penuh berkah.
Bersatulah seluruh umat untuk misi yang sama agar bencana/ musibah ini akan segera berakhir.
Dan tradisi pulang kampungpun akan menjadi kendala jika musibah ini semakin menjadi.
Rindu kampung halaman pun tertahankan dulu....rindu kenangan apalagi pasti tak kunjung terobati." Mudiiiik....tertahankan ...."
Hanya doa yang mampu kita panjatkan pada Illahi robb.
**********************************
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
**************************************************************
Nah....apa yang dirasa saat ini .....?
****quota***
Semua kegiatan serba makan quota.....belajar,belanja, mau makan....harus ada hp dan terisi quota tentunya.
Hadirnya sociaty 5-0 sangat ....sangat menjalar dan tanpa terasa hampir semua kalangan menggunakannya.
Berlalulah dari kami covid19 ....kami sedikitpun tak pernah merindukanmu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar